PROFIL RICO MARBUN: AKTIVIS MENJADI PENGAMAT POLITIK

classic Classic list List threaded Threaded
1 message Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

PROFIL RICO MARBUN: AKTIVIS MENJADI PENGAMAT POLITIK

marbun88
Bagi para pembaca berita dan riset politik, nama Rico Marbun, mungkin sudah tidak asing lagi, Ya, Rico Marbun adalah pengamat dan konsultan politik yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (MEDIAN). Rilis-rilis Rico Marbun melalui lembaganya sudah sering terdengar di berbagai media. Rico sering membuat penelitian tentang isu isu politik terkini, rilis terakhirnya tentang survei Calon Presiden dan wakil Presiden 2019 mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat Indonesia. Pria kelahiran balik papan 24 Maret 1981 ini sering menjadi nara sumber di beberapa media massa dan memberikan pencerahan terkait dengan kondisi politik kekinian. Rico Marbun sering kali dimintai pendapatnya tentang kondisi politik, juga diminta menjelaskan berbagai temuan dari lembaga survei MEDIAN yang ia pimpin. Tidak hanya itu, tulisan tulisan opininya juga seringkali muncul di beberapa media massa. Diantaranya: Opini tentang setahun Jokowi (https://news.detik.com/kolom/3049378/setahun-jokowi-saatnya-bentuk-parpol-pro-jokowi) Opini tentang isu pergantian pimpinan DPR (https://news.detik.com/kolom/d-3101224/kocok-ulang-pimpinan-dpr-mungkinkah). Sudah Aktif Sejak Mahasiswa Sebagaimana berlian yang kuat dan berkilau setelah ditempa. Begitu juga dengan Rico Marbun, ia bukanlah tokoh yang tiba-tiba muncul, pemikirannya yang matang tetang politik Indonesia sudah ditempa sejak mahasiswa, ia pernah menjadi ketua Senat Fakultas MIFA jurusan FISIKA UI, kemudian menjadi Ketua BEM Universitas Indonesia tahun 2002/2003. Aktivitas-aktivitas politik semasa menjadi mahasiswa sudah banyak dilakukan, BEM Universitas Indonesia yang Rico Marbun pimpin sering terlibat aktif memberikan masukan-masukan terhadap pemerintah. Saat menjabat menjadi Ketua BEM UI, Rico Marbun memang kerap memimpin beberapa demonstrasi diantaranya demonstrasi melawan korupsi dan demonstrasi anti konglomerat hitam saat itu. Dari aktivis menjadi pengamat Politik Kini, aktifitas rico sudah berubah, dari seorang aktivis, menjadi pengamat politik. Beberapa rilisnya kerap membuka mata publik, bahwa fenomena baru sedang terjadi pada masyarakat Indonesia. Saat pilkada DKI 2017 lalu misalnya, Rico Marbun menemukan fenomena menguatnya sentiment agama dan munculnya kelompok anti-Ahok pada Pilkada DKI 2017. Dengan dasar ini pula Rico Memprediksikan akan terjadinya pilkada DKI dua putaran, dan adanya kemungkinan Ahok akan kalah diputaran kedua. Banyak pro kontra tentang prediksi Rico Marbun tersebut. Namun, Faktanya apa yang sudah diprediksikan oleh Rico Marbun melalui surveinya ini, terjadi, tepat dan akurat. Silakan baca disini: (https://www.okenews.com/akurasi-survei-rico-marbun-median-berkaca-dari-pilgub-dki/) Tentu, akurasi dan tepatnya hasil survei Rico Marbun ini bukan tanpa alasan, pengalaman Rico Marbun dan pemahamannya tentang kondisi politik Indonesia, menjadikannya mampu membuat prediksi berdasarkan data-data ilmiah dari hasil survei politik. Rilis rilis surveinya tidak hanya tentang pilres/pilkada, beberapa kali ia juga melakukan survei opini publik tentang berbagai isu. Seperti kepuasan masyarakat terhadap pemerintah, survei tentang isu-isu sosial, dan lain sebagainya. Tujuannya tentulah ingin menyampaikan aspirasi masyarakat yang terpotret oleh Rico Marbun melalui lembaga survei yang ia pimpin (MEDIAN). Selain itu, rilis survei yang dilakuan oleh Rico Marbun ini dapat menjadi masukkan bagi pemerintah untuk menaikkan kembali kinerjanya agar sesuai dengan keinginan masyarakat pada umumnya. Dengan demikian, pemerintah mendapatkan data tambahan yang pastinya akan sangat berguna untuk instrospeksi dan melakukan kebijakan yang tepat untuk masyarakat. Kontribusi Dengan Cara yang Berbeda Rico Marbun memang bukan lagi seorang aktivis. Namun, tetap saja, narasinya adalah narasi konstruktif memberikan masukan kepada masyarakat, pemerintah dan politikus negeri ini bagaimana seharusnya bersikap. Hingga saat ini, Rico Marbun memang belum pernah mencalonkan diri baik di legislatif maupun eksekutif. Aktivitasnya banyak dilakukan di lembaga riset, selain itu ia juga sempat menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi dalam Negeri. Demikianlah, Rico Marbun tetaplah Rico Marbun, seperti halnya sebuah berlian, saat sudah ditempa ia akan terus berkilau. Begitu juga dengan Rico Marbun, ia tetap konsisten memberi masukan terhadap pemerintah dan membuka mata masyarakat dengan hasil risetnnya. Rico Marbun tetap berkontribusi meski dengan cara yang sama sekali berbeda. Jika dulu masukan disampaikan melalui kritik dan aksi jalanan, hari ini masukan dilakukan melalui rilis hasil survei melalui lembaga yang ia dirikan (MEDIAN). Tujuannya tetap sama, untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik, maju dan sejahtera. Bagi pembaca yang penasaran dengan rilis rilis lembaga survei MEDIAN milik Rico Marbun ini, anda tinggal mengunjungi websitenya di www.median.or.id
https://goo.gl/ikLiqb http://ricomarbun.blogspot.co.id/